Book Review: 99 Habit Difference – Billionaire Vs Common People

Review Buku 1

Reading a book is one of my hobbies. Although currently I feel read a book rarely. Only one book for one month I think. But, to expand my knowledge, I also read many articles from internet. I like some topic for book and article, such as entrepreneurship, personal development, business update, management and renewable energy issue.

And now, I want to give a little review about a book titled “99 Perbedaan Kebiasaan – Miliarder Vs Orang Biasa”, or translate to english “99 Habit Difference – Billionaire Vs Common People”. The book is written by Parsaoran Sirait.

What’s interesting from this book I got is the book written in simple, just numbering the list of Billionaire habit difference and the reader will get an overview to be a billionaire like. From my view, the habit list like a many kinds of positive actions and attitudes where if we follow its certainly give an impact to perspective others people to see us as a admirable person.

What are the list written in the book? Please find below some of list:

Okay, maybe only above the list I can give to you. Of course this book is recommended book I think. You could find the book in Gramedia or online bookstore.

Traffic Jam in Jakarta Never Can be Predicted

I dont know when this moment happened exactly. That I know when i want to go home, I was trapped in traffic jam where I was in TransJakarta. I just remember that the time is 8 PM where the road near from my apartment usually is not crowded.

The shit moment I think, my apartment is in the front of my eye. Yes, just go down from the bus and I will reach it of course. But, all of passengers cannot go outside because TransJakarta has a procedure to drop a passenger only at bus stop, except in certain situation such as the bus is deadlock or stuck traffic.

And others moment where I booked a Gojek (motor rent) from Harmoni and head to my apartment. What a sucks moment is I have to face the vehicle emission during my trip, especially location in Roxy segment. Okay I know this is a consequence because using a Gojek. But, I prefer  to use it considering this is the best formula for me to reach the home easily and faster.  Please find about the situation on below.

Just want to post all of those pictures and say “This is Jakarta!” where you can never predict the traffic jam.

Take a Role in Renewable Energy

Yes, this is my first time to write something in 2015. Why? Because I don’t have any idea to blog my stories or my activities last year, or maybe I have no time to do it. Since I have a daughter, I spent my time to take care of my baby turns with my wife. I feel so glad and happy to do that because having bay is like a great gift from Allah in my life.

Okay, let’s we continue what I want to blog here. Based on the blog title you look, I want to tell story when I decided to leave Pekanbaru city and go to another place to take a role as Civil Supervisor in a geothermal company in August 2014. For your information, I was assigned for this job before four days my daughter born. Insyaallah I will tell an episode in next blog about me as a father of my daughter, Quinn Habeebah Stanno.

Here I am, this is time for come back to my background as graduate from civil engineering. Yeah, you know I have ever worked for biggest property company in Indonesia. But, I got a job as Promotion Coordinator where I have a responsibility to create some of promotion strategy for supporting marketing activity. Aside that, I also have media business where I published online news and some of publication.

I think this is very interesting for me when I’m back to construction activities. But, more than what I expected, I begun to know deeper about renewable energy issues, especially geothermal energy. Of course, that’s why I really enjoy with my job and activity now. I feel I am a part of the people who bring a mission to create a clean energy in our world. I’m very proud!

And three months later after I started in the company, I was promoted as Project Engineer. I’m happy for this because I take a more responsibilities to involve in a project. The project has a WKP (Wilayah Kerja Pertambangan) at Sorik Marapi and Sampuraga, Madina Regency. Even, sometime the project stopped due to community disturbance, but our company has a spirit to continue a project until we get a steam and became electricity.

Okay, that’s all for a while. Please be patient to hear about renewable energy from me next time, especially about geothermal energy. Hehe… Thanks for your time dude!

HIPMI RIAU Bicara Peluang Bisnis Pariwisata

IMG_1206

Pada hari Rabu, 23 Oktober 2013, BPD HIPMI Riau menyelenggarakan acara Rapat Badan Pengurus Lengkap yang bertempat di Hotel Premiere Pekanbaru. Namun, tidak hanya agenda formal organisasi, pertemuan anggota HIPMI Riau ini juga disisipi oleh acara talkshow tentang Strategi Pemerintah Daerah Menjadikan Pariwisata Sebagai Pemicu Minat Pengusaha Muda Riau. 

Dalam kesempatan talkshow yang mengambil tema peluang pariwisata ini, dihadirkan narasumber dari Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Riau dan Ketua Riau Tourism Board (RTB). Dari Disbudpar Provinsi Riau, Bapak Tabrani hadir mewakili Kepada Dinas Bapak Said dan dari RTB sendiri langsung dihadiri oleh Bapak Fadlah Sulaiman. Selain narasumber, takshow dipandu oleh Stanno Yudha Putra dari BPD HIPMI Riau yang sekaligus Founder Gotoriau.com, media yang fokus dalam mengkampanyekan industri pariwisata Riau.

Talkshow pun memperoleh cukup antusias dari para peserta yang hadir. Peserta juga menyampaikan harapan tentang upaya yang lebih maksimal dari pihak Pemerintah Provinsi untuk memfasilitasi tumbuh berkembangnya pariwisata dengan adanya infrastruktur yang memadai, seperti sarana dan prasarana transportasi. Tentu saja harapan ini merupakan salah satu bentuk keinginan pengusaha muda di Riau juga memiliki peluang bisa maju membesarkan usaha tidak hanya di sektor rekanan pemerintah saja.

Audiensi Kepariwisataan di Disbudpar kota Pekanbaru

Pekanbaru, 18 Oktober 2013 – Tepatnya pertengahan Oktober 2013, tim Gotoriau.com, komunitas pecinta wisata Riau, melakukan audiensi ke Disbudpar kota Pekanbaru dalam rangka penerbitan dan penganugerahan TOP50 – 2013 #PekanbaruCityCulinary.

Dalam kesempatan ini, audiensi dihadiri oleh Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata kota Pekanbaru, Bapak Dastrayani Bibra, beserta masing-masing kepala bidang dan staff.

Audiensi yang berlangsung pada hari Jumat, 15 Oktober ini berlangsung cukup santai. Sambil menikmati hidangan gorengan dan minuman ringan, Stanno, selaku Pendiri Gotoriau.com menyampaikan tentang manfaat dari adanya penerbitan TOP50 2013 #PekanbaruCityCulinary.

Disbudpar kota Pekanbaru dalam hal ini menyambut baik rencana yang disampaikan oleh tim Gotoriau.com dan siap untuk mendukung penerbitan yang sekaligus merupakan ajang penganugerahan kepada merchant-merchant kuliner pilihan yang ada di Pekanbaru.

“Kami berharap potensi wisata kuliner yang ada di Pekanbaru bisa disosialisasikan melalui media Gotoriau.com ini,”  ungkap Ide, panggilan akrab Dastrayani Bibra.

“Tentu saja, penerbitan ini bisa memberikan dampak positif bagi pertumbuhan industri kuliner di Pekanbaru serta dapat mengangkat popularitas khazanah cita rasa bumi lancang kuning ke tingkat nasional,” tanggap Stanno.

Di audiensi ini juga, tim Gotoriau.com mengundang partisipasi Disbudpar kota Pekanbaru dalam memberikan masukan-masukan penyelenggaraan penerbitan. “Kami ingin Gotoriau.com juga mampu bersinergi dengan program-program kepariwisataan Disbudpar kota Pekanbaru,” tutur Stanno.

Audiensi juga memaparkan rencana pemberian piagam kepada para merchant terpilih. Piagam yang dicetakan dalam ukuran 33 cm x 48 cm dan dibingkai eksklusif akan menjadi wujud apresiasi kepada para merchant yang konsisten memajukan tempat usaha mereka sehingga berpotensi menjadi icon wisata kuliner di Pekanbaru.

“Ajang ini pertama kali diadakan oleh Gotoriau.com,” tambah Stanno,”Mudah-mudahan bisa menjadi ajang yang berkelanjutan dan lebih baik lagi di tahun depan,” lanjutnya dalam audiensi yang berlangsung selama 1 jam di kantor Disbudpar kota Pekanbaru.

– End –

Cita-cita Sebagai Seorang Komikus

StupidBoy

Suatu kali, tepatnya saat duduk di bangku SMP, saya bersemangat sekali memiliki keinginan dan cita-cita menjadi seorang komikus. Cita-cita ini bukanlah tanpa alasan. Kegemaran saya dengan dunia melukis dan menggambar sudah ada sejak saya masih kecil. Bahkan saya sempat juara II lomba melukis di tingkat TK yang diadakan di kota Duri (Riau) tempat tinggal saya dulu.

Hobi itu terus saya tekuni hingga saya duduk di bangku SMP di kota Pekanbaru. Saat di bangku SMP, hobi tersebut saya tuangkan dalam sebuah karya media berformat majalah kelas. Saat itu juga, pertama kalinya karya saya dikomersialisasikan. Walaupun bukanlah penjualan yang fantastis, namun saya memperoleh kepuasan bisa menjual hasil karya saya 🙂

Di bangku SMA, saya melanjutkan hobi menggambar dan kembali menelurkan sebuah karya berformat komik dengan judul “Stupid Boy”. Stupid Boy adalah tokoh komik dengan karakter berambut tipis (malah jumlah rambutnya bisa dihitung jari), sifat dan tingkah lakunya pun ‘stupid’. Oleh karena itu, saya pun menamai tokoh komik ini dengan nama “Stupid Boy”. Komik tersebut berhasil saya terbitkan hingga 3 edisi. Stupid Boy pun sempat dimuat dalam beberapa edisi tabloid remaja lokal bernama Retrief (Pekanbaru, red).

Mengingat karakter tokoh dalam komik tersebut sangat saya sukai, saya pun berupaya mendigitalisasi tokoh tersebut seperti yang dapat anda lihat dalam posting-an artikel ini.

Kini, meskipun cita-cita saya belum tersampaikan, hobi dalam dunia menggambar masih saya salurkan. Selain menggambar secara tradisional alias mencoret-coret di atas media kertas, hobi saya juga sekarang disalurkan melalui desain grafis di desktop.

Yang pasti, cita-cita saya sebagai seorang komikus tersebut belum padam. Cita-cita saya bahkan ingin mendirikan perusahaan media seperti DC Comics dan Marvel. Yup, perusahaan yang nantinya akan menelurkan tokoh-tokoh komik yang unik dan berkarakter. Kalau dapat tokoh-tokoh tersebut pun difilmkan! Semoga saja suatu saat nanti cita-cita ini bisa diwiujudkan yaaa… Mohon doa dari sahabat sekalian.

Menjadikan Website Sebagai Sarana Pendukung Periklanan

domain

Tulisan yang saya angkat ini akan memaparkan tentang dunia iklan dan periklanan di dunia internet. Seperti apa relevansi antara keduanya? Sebelum lebih jauh membahasnya, kita akan mengkaji beberapa hal tentang periklanan. Dan untuk tidak memperlebar wilayah kajian, perlu saya sampaikan bahwa tulisan ini merupakan observasi saya di kota Pekanbaru yang barangkali belumtentu sesuai dengan daerah lainnya.Berdasarkan pengertiannya, iklan adalah pesan atau berita untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang/jasa yang ditawarkan. Dengan kata lain, iklan sebaiknya bersifat persuasif terhadap khalayak yang hendak melihat dan membaca isi pesan iklan tersebut.

Pada prinsipnya, Iklan merupakan bagian dari bauran promosi dan promosi merupakan bagian dari bauran pemasaran. Dalam perkembangannya, iklan menjadi identik sebagai suatu kegiatan promosi yang menggunakan saluran media, baik itu elektronik maupun cetak.

Enam elemen dalam iklan adalah sebagai berikut:

  • Iklan adalah bentuk komunikasi yang dibayar, walaupun beberapa bentuk periklanan seperti iklan layanan masyarakat, biasanya menggunakan ruang khusus yang gratis
  • Selain pesan yang harus disampaikan harus dibayar, dalam iklan juga terjadi proses identifikasi sponsor. Iklan bukan hanya menampilkan pesan mengenai kehebatan produk yang ditawarkan, tapi juga sekaligus menyampaikan pesan agar konsumen sadar mengenai perusahaan yang memproduksi produk yang ditawarkan
  • Upaya membujuk dan mempengaruhi konsumen
  • Iklan memerlukan elemen media massa sebagai media penyampai pesan kepada audiens sasaran
  • Iklan bersifat non-pribadi
  • Audiens, dalam iklan harus jelas ditentukan kelompok konsumen yang jadi sasaran pesan

Pertanyaan dari saya, apakah saat ini anda/perusahaan sedang berusaha untuk menjual sesuatu (barang/jasa)? Apakah anda merasa sedang membuat iklan untuk menawarkan produk/jasa tersebut kepada calon pembeli potensial? Media apa yang anda pilih untuk mengiklankan produk/jasa anda tersebut?

Pemilihan media iklan dalam menyampai pesan memegang peranan penting dalam proses komunikasi. Tanpa media, pesan tidak akan sampai kepada kelompok konsumen yang kita inginkan. Oleh karena itu, memilih media yang tepat akan sangat menentukan apakah pesan yang ingin disampaikan kepada kelompok sasaran akan sampai atau tidak. Pertama, perusahaan harus menentukan siapa target konsumen yang akan dituju.

Target konsumen bisa dikelompok berdasarkan kelompok demografis seperti umur, pendidikan, pendapatan, jumlah keluarga dll. Kedua, perusahaan perlu melihat kapan iklan ditayangkan atau disampaikan kepada target konsumen. Setiap perbedaan waktu mempunyai karakteristik yang berbeda-beda.

Diperlukan tiga tahap pengambilan keputusan mengenai pemilihan media dalam beriklan :

  • Pimpinan harus menetapkan jenis-jenis umum media yang akan digunakan, haruskah digunakan surat kabar, televisi atau majalah
  • Jika majalah yang dipilih majalah, apakah yang harus digunakan jenis bidang khusus (umpamanya majalah mengenai keluarga atau majalah umum)
  • Penentuan media harus ditetapkan

Lantas, apakah anda sudah merasa memilih media yang tepat untuk beriklan?

Sebagai praktisi periklanan, saya melihat bahwa ketidaktahuan kita dalam memilih media periklanan dapat menyebabkan suatu pemborosan biaya investasi pemasaran. Apalagi, jika anda adalah pelaku usaha skala kecil dan menengah. Perhitungan terhadap biaya yang dikeluarkan dan pengembaliannya tentu merupakan hal yang penting karena duit yang keluar sekecil apapun bisa berdampak pada operasional bisnis anda ketika duit yang keluar tidak memberikan dampak pada peningkatan penjualan. Kecuali itu, anda memiliki dana yang berlebih dan tidak terlalu memikirkan risiko kerugian terhadap dana yang anda keluarkan.

Ketika menganalisis lebih jauh tentang perkembangan dunia usaha di Pekanbaru, saya melihat sebuah fenomena bahwa banyak para pelaku usaha yang masih bingung untuk melakukan kegiatan periklanan yang tepat. Kebanyakan para pelaku usaha memberikan pernyataan bahwa beriklan di media baik cetak maupun elektronik mahal! Itupun belum tentu memberikan imbal balik terhadap peningkatan penjualan. Ujug-ujug mempertahankan operasional bisnis, dana pun habis hanya untuk beriklan dengan hasil nihil dalam penjualan.

Bagi mereka yang merasa berhasil dalam kegiatan periklanannya, beruntunglah! Mungkin saja iklan anda sudah tepat dalam memasarkan produk/jasa anda. Oleh karena itu, saran saya pelajari keberhasilan iklan anda dan terus berinovasi mencari hal-hal yang baru untuk iklan anda di kemudian hari.

Nah, bagi anda yang merasa masih memikirkan metode periklanan bagi produk/jasa yang anda tawarkan, solusi dari saya adalah evaluasi kembali dana yang anda siapkan khususnya untuk kegiatan pemasaran.

Namun, bagaimanapun kondisi dana anda, saran saya, persiapkan infrastruktur pemasaran anda di bidang information technology, khususnya website. Website merupakan media penting dalam meningkatkan reputasi bisnis anda saat ini. Kenapa? Hal ini saya sampaikan mengingat perkembangan dunia online telah merubah cara pandang khalayak dalam memilih suatu produk/jasa yang anda tawarkan. Bahkan, bisa dikatakan bahwa saat ini, khalayak atau bisa kita sebut calon konsumen adalah orang-orang yang justeru lebih aktif mencari informasi tentang produk dan jasa yang ingin mereka gunakan.

Mereka yang ingin mendekati kita! Oleh karena itu, bagaimana mereka bisa lebih dekat dengan anda ketika mereka melihat anda mempromosikan secara sederhana melalui kartu nama. Saat itu, mereka pun melihat website yang tercantum di kartu nama yang anda berikan. Hingga suatu saat mereka ingin mengetahui lebih lanjut tentang produk/jasa anda, mereka segera meng-klik website bisnis anda. Atau mereka bisa saja mencari nama produk atau jasa anda melalui layanan Google.com. Yang penting, jangan kecewakan mereka ketika mereka mencari nama perusahaan ataupun brand produk anda dan mereka tidak menemukannya di internet!

Jadi, segera bertindak cepat. Website di era dunia online seolah menjadi infrastruktur penting dalam kegiatan pemasaran. Bangun reputasi anda di internet sehingga meningkatkan referensi dan kepercayaan calon konsumen terhadap produk dan jasa yang anda tawarkan.

Oleh: Stanno Yudha Putra, ST